Feeds:
Pos
Komentar

Berlalu sudah momen ketika pengurus partai politik daerah berbondong-bondong ke Jakarta meminta “restu” dan rekomendasi dewan pimpinan pusat bagi pasangan calon (paslon) yang diusung dalam pilkada. Ada yang berhasil, tidak sedikit yang gigit jari. Gambar besar seperti apa yang kita tangkap dari fenomena Pilkada Serentak 2018.
Lanjut Baca »

Iklan

Di luar perkiraan banyak pihak, Presiden Joko Widodo ternyata mempertahankan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam Kabinet Kerja. Jokowi bahkan melantik Idrus Markam sebagai Menteri Sosial menggantikan Khofifah Indar Parawangsa yang maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur. Bulan madu Golkar-Jokowi?
Lanjut Baca »

Tahun 2018 dan 2019 secara populer sering disebut sebagai “tahun politik”. Momentum pilkada serentak 2018 dan pemilu serentak 2019 tampaknya menjadikan penyebutan tersebut seolah-olah benar adanya. Toh, tidak ada yang menggugat. Lalu, apa saja tantangan bangsa kita di tahun politik?
Lanjut Baca »

Buruk rupa cermin dibelah. Barangkali itulah perumpamaan yang tepat untuk menggambarkan potret Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini. Betapa tidak, ketika publik mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi, DPR justru melayangkan hak angket. Ada apa dengan DPR?
Lanjut Baca »

Pemerintah akhirnya meningkatkan nilai nominal subsidi negara bagi partai politik dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara parpol di DPR dan DPRD hasil pemilu legislatif. Peningkatan subsidi parpol sebesar hampir 1.000 persen tersebut direspon beragam. Bagaimana seharusnya?
Lanjut Baca »

Sulit dipungkiri bahwa politik di negeri ini agak keruh dalam beberapa waktu terakhir. Suasana saling curiga antargolongan masyarakat, dan negara-masyarakat cenderung semakin meningkat. Apa sesungguhnya yang terjadi? Mengapa keindonesiaan kita tiba-tiba begitu rapuh justru ketika kita hendak merayakan hampir dua dekade reformasi?
Lanjut Baca »

Beberapa hari lalu Presiden Joko Widodo memberi sinyal akan merombak kembali kabinetnya jika kinerja para menteri tidak sesuai target. Ke mana arah perombakan kabinet jilid 3, kocok ulang parpol koalisi, atau benar-benar berbasis kinerja?
Lanjut Baca »