Feeds:
Pos
Komentar

Para petinggi Partai Amanat Nasional saat ini tengah menunggu dengan harap-harap cemas momen ketika akhirnya PAN masuk ke dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Tetapi benarkah PAN akan diajak serta dalam kabinet? Ke mana arah perombakan kabinet jilid 2? Lanjut Baca »

Dinamika politik nasional seperti tampak dari Jakarta, hampir selalu menghadirkan kejutan. Ketika Partai Amanat Nasional belum memperoleh kompensasi politik yang jelas atas dukungannya terhadap pemerintahan Jokowi, Partai Keadilan Sejahtera pun menyusul untuk merapat ke Istana. Ada apa dan kemana arahnya? Lanjut Baca »

Setiap kali anggota DPR tertangkap tangan ataupun ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, kita hanya bisa berguman dan mengelus dada. Partai politik dan DPR seolah-olah begitu sulit dipisahkan dari mata-rantai isu korupsi. Mengapa? Lanjut Baca »

Tak ada angin tak ada hujan, Partai Amanat Nasional tiba-tiba saja menyatakan secara resmi bergabung ke pemeritah Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla. Ada apa? Bagaimana masa depan Koalisi Merah Putih (KMP) setelah PAN pindah ke pangkuan Koalisi Indonesia Hebat (KIH)? Lanjut Baca »

Hingga hari terakhir perpanjangan pendaftaran pasangan calon untuk pilkada serentak 2015, di tujuh daerah kabupaten/kota hanya terdapat satu pasangan calon. Puluhan daerah lainnya berpotensi serupa jika salah satu pasangan calon gagal lolos verifikasi oleh KPU daerah setempat.
Di luar soal di atas, persiapan pilkada serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015, diramaikan pula oleh hadirnya para mantan narapidana kasus korupsi dan para keluarga petahana (incumbent). Beberapa mantan napi dan keluarga petahana dengan “gagah berani” mendaftarkan diri sebagai kandidat dalam pilkada serentak mendatang. Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi akhirnya memutuskan memberi hak politik untuk berkompetisi dalam pilkada bagi mantan narapidana dan keluarga petahana tanpa harus memenuhi syarat tertentu sebagaimana sebelumnya diatur dalam UU No. 8 Tahun 2015 tentang Pilkada.
Pertanyaannya, apa sesungguhnya yang terjadi dengan pilkada serentak? Mengapa pengalaman berdemokrasi selama lebih dari 15 tahun terakhir tidak cukup memberi pelajaran bagi bangsa kita untuk melembagakan demokrasi yang lebih baik dan substansial? Lanjut Baca »

Wacana perombakan kabinet kini mulai bergulir padahal pemerintahan hasil Pemilu 2014 baru berusia tujuh bulan. Seberapa penting perombakan kabinet? Apakah sudah waktunya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo? Lanjut Baca »

Meskipun Menteri Hukum dan HAM sudah menerbitkan keputusan pengesahan kepengurusan baru DPP Partai Golkar, konflik internal partai beringin tampaknya belum berakhir. Kubu Aburizal Bakrie melakukan perlawanan terhadap Agung Laksono. Mengapa konflik internal Golkar kali ini lebih keras? Bagaimana masa depan partai beringin? Lanjut Baca »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.