Feeds:
Pos
Komentar

Buruk rupa cermin dibelah. Barangkali itulah perumpamaan yang tepat untuk menggambarkan potret Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) hari ini. Betapa tidak, ketika publik mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam pemberantasan korupsi, DPR justru melayangkan hak angket. Ada apa dengan DPR?
Lanjut Baca »

Iklan

Pemerintah akhirnya meningkatkan nilai nominal subsidi negara bagi partai politik dari Rp 108 menjadi Rp 1.000 per suara parpol di DPR dan DPRD hasil pemilu legislatif. Peningkatan subsidi parpol sebesar hampir 1.000 persen tersebut direspon beragam. Bagaimana seharusnya?
Lanjut Baca »

Sulit dipungkiri bahwa politik di negeri ini agak keruh dalam beberapa waktu terakhir. Suasana saling curiga antargolongan masyarakat, dan negara-masyarakat cenderung semakin meningkat. Apa sesungguhnya yang terjadi? Mengapa keindonesiaan kita tiba-tiba begitu rapuh justru ketika kita hendak merayakan hampir dua dekade reformasi?
Lanjut Baca »

Beberapa hari lalu Presiden Joko Widodo memberi sinyal akan merombak kembali kabinetnya jika kinerja para menteri tidak sesuai target. Ke mana arah perombakan kabinet jilid 3, kocok ulang parpol koalisi, atau benar-benar berbasis kinerja?
Lanjut Baca »

MANUVER POLITIK GOLKAR

Pemilihan umum masih sekitar tiga tahun lagi. Namun Partai Golkar di bawah kepemimpinan Setya Novanto secara prematur telah mencalonkan kembali Joko Widodo sebagai Presiden 2019-2024. Ada apa? Bagaimana kita membaca manuver politik Golkar? Lanjut Baca »

Salah satu dari sembilan agenda prioritas pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla adalah “membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya”. Setelah berlangsung hampir dua tahun, sejauh mana pencapaiannya? Lanjut Baca »

Delapan orang calon ketua umum siap bersaing merebut kursi kepemimpinan Partai Golongan Karya dalam musyawarah nasional luar biasa pada pekan keempat Mei 2016 mendatang. Ketua umum seperti apa yang dibutuhkan Golkar? Lanjut Baca »