Kolom di Media Cetak (Sejak 1998)
1. “Perlu Inisiatif Perubahan dari Pak Harto”, dalam Majalah D&R, 10 Januari 1998.
2. “Membuka Dialog Mengatasi Badai”, dalam Majalah UMMAT, 19 Januari 1998.
3. “Reformasi Setengah Hati”, dalam Majalah D&R, 24 Januari 1998.
4. “Politik ‘Cuci Tangan’ di Balik Krisis”, dalam Majalah D&R, edisi 14 Februari 1998.
5. “Koor Setuju dan Tepuk Tangan”, dalam Majalah D&R, tanggal 7 Maret 1998.
6. “Reformasi Kabinet”, dalam Majalah UMMAT, 16 Maret 1998.
7. “Lengser Keprabon itu Tengah Berlangsung”, dalam Majalah D&R, 28 Maret 1998.
8. “Politik Praktis Siapa Punya”, dalam Majalah D&R, tanggal 18 April 1998.
9. “Reformasi 2003”, dalam Majalah Panji Masyarakat, 11 Mei 1998.
10. “Kenaikan BBM dan Radikalisasi Aksi”, dalam Majalah D&R, 16 Mei 1998.
11. “Dari Orde Baru Menuju “Orde Reformasi”, dalam Majalah D&R, edisi 30 Mei 1998.
12. “Reformasi Tanpa Suksesi”, dalam Majalah Pilar, edisi 20 Mei-2 Juni 1998
13. “Dilema Politik Habibie”, dalam Majalah D&R, edisi 27 Juni 1998.
14. “Reformasi di Persimpangan Jalan”, dalam Majalah DeTak, Juli 1998.
15. “Agenda Rekonsiliasi Politik”, dalam Majalah D&R, tanggal 26 September 1998.
16. “Orde Baru Minus Soeharto”, dalam Majalah D&R, 24 Oktober 1998.
17. “Menggugat Sidang Istimewa MPR”, dalam Majalah D&R, edisi 7 November 1998.
18. “Koalisi Tanpa Oportunisme”, dalam Majalah UMMAT, edisi 9 November 1998.
19. “Kesempatan Terakhir Habibie”, dalam Panji Masyarakat, 11 November 1998.
20. “’Persidangan’ Kebiadaban ABRI”, dalam Majalah D&R, 21 November 1998.
21. “PPP: Reformasi di Bawah Lindungan Ka’bah?”, dalam Kompas, 26 November 1998.
22. “Mencegah Kebangkrutan”, dalam Forum Keadilan, edisi khusus, 1998.
23. “Golkar vs Pemerintah di DPR”, dalam Majalah D&R, 9 Desember 1998.
24. “Mengadili Soeharto, Siapa (Tak) Takut”, dalam Majalah D&R, 12 Desember 1998.
25. “Ketika Sejarah Menggugat ABRI, dalam Majalah Tempo, 28 Desember 1998.
26. “Manuver Politik Gus Dur”, dalam Majalah D&R, 28 Desember 1998-2 Januari 1999.
27. “Menimbang RUU Politik”, dalam Majalah D&R, tanggal 1-6 Februari 1999.
28. “Mengusut Soeharto, ‘Mengadili’ Habibie”, dalam Majalah D&R, 1-6 Maret 1999.
29. “Tantangan Besar KPU”, dalam Majalah Panji Masyarakat, edisi 24 Maret 1999.
30. “Pertaruhan Politik Habibie, dalam Majalah D&R, edisi 5-10 April 1999.
31. “Dialog ABRI-Mahasiswa, Lalu Apa?”, dalam Panji Masyarakat, 6 April 1999.
32. “Soeharto dan Pemilu 1999”, dalam Majalah D&R, edisi 19-24 April 1999.
33. “Politik ABRI Mau Kemana?”, dalam Majalah D&R, tanggal 2 Mei 1999.
34. “Mencari Caleg di Luar Karung”, dalam Majalah Forum Keadilan, 2 Mei 1999.
35. “Rapor Merah Habibie”, dalam Majalah D&R, 17-22 Mei 1999.
36. “Koalisi Tanpa ‘Orang Kedua’”, dalam Majalah Tempo, edisi 30 Mei 1999.
37. “Golkar, Riwayatmu Kini”, dalam Majalah D&R, 31 Mei-5 Juni 1999.
38. “Pertarungan di Tengah Krisis”, dalam Majalah SWA, edisi 25 Juni-8 Juli 1999.
39. “Kisruh Politik Pascapemilu”, dalam Majalah D&R, edisi 5-10 Juli 1999.
40. “Kehormatan ABRI dari Mana Datangnya”, dalam Majalah D&R, 8 Agustus 1999.
41. “Poros Mega-Akbar”, dalam Majalah D&R, 16-21 Agustus 1999.
42. “Prospek Habibie Pascaskandal”, dalam Majalah Tempo, edisi 22 Agustus 1999.
43. “Menjelang ‘Pengadilan’ Habibie”, dalam Majalah D&R, edisi 4-10 Oktober 1999.
44. “Agenda Presiden Baru”, dalam Majalah Panji Masyarakat, edisi 27 Oktober 1999.
45. “Misteri Pencopotan Hamzah Haz”, dalam Majalah Forum Keadilan, edisi 12 Desember 1999.
46. “Partai-partai Tanpa Politik”, dalam Majalah Tempo, edisi 2 April 2000.
47. “Kabinet Maju Kena Mundur Kena”, dalam Majalah Tempo, edisi 7 Mei 2000.
48. “Gus Dur versus Partai-partai”, dalam Majalah Forum Keadilan, edisi 25 Juni 2000.
49. “Manuver Golkar atau Status Quo”, dalam Majalah Tempo, edisi 30 Juli 2000.
50. “Perangkap Sidang MPR”, dalam Majalah Tempo, edisi 13 Agustus 2000.
51. “Hak Angket dan Dilema DPR”, dalam Panji Masyarakat, edisi 13 September 2000.
52. “’Curhat’ Kwik Kian Gie, Problem atau Solusi”, dalam Majalah Tempo, edisi 19 November 2000.
53. “Golkar dan Reformasi Prematur”, dalam Majalah Tempo, edisi 25 Februari 2001.
54. “Babak Akhir Akbar atau Golkar”, dalam Majalah Tempo, edisi 4 November 2001.
55. “Mengorbankan Akbar, Menyelamatkan Golkar?”, Majalah Tempo, 17 Maret 2002.
56. “Kenapa Tak Ada Keplok untuk DPR”, dalam Majalah Tempo, 23 Juni 2002.
57. “Politik Dangkal Parlemen”, dalam Majalah Tempo, tanggal 14 Juli 2002.
58. “Berakhirnya ‘Masa Dinas’ TNI di Parlemen”, dalam Kompas, 5 Agustus 2002.
59. “Politik Dua Muka”, dalam Koran Tempo, 6 Agustus 2002.
60. “Hak Pilih TNI, Kok, Dipasung?”, dalam Koran Tempo, 3 September 2002.
61. “Mengapa Golkar ‘Ngotot’ Pertahankan Akbar”, dalam Kompas, 9 September 2002.
62. “Akbar dan Kehormatan DPR”, dalam Koran Tempo, 17 September 2002.
63. “Reformasi demi Korupsi”, dalam Koran Tempo, 1 Oktober 2002.
64. “Terorisme dan Ambivalensi Negara”, dalam Koran Tempo, 15 Oktober 2002.
65. “Membentuk Partai, Kok, Dipersulit”, dalam Koran Tempo, 30 Oktober 2002.
66. “Budaya Malu dan ‘Arisan Korupsi’”, dalam Kompas, 7 November 2002.
67. “Demokrasi dan Etika Pejabat Publik”, dalam Koran Tempo, 13 November 2002.
68. “Relevansi UU Politik dan Otonomi Daerah”, dalam Majalah Swara Otonomi, edisi No. 12, November 2002.
69. “Dagelan Politik Kasus Akbar”, dalam Koran Tempo, 26 November 2002.
70. “DPR dan Pemerintah Masih Urus Diri Sendiri”, dalam Koran Tempo, 24 Desember 2002.
71. “Kenaikan Harga, Awal Kejatuhan Mega?”, dalam Koran Tempo, 7 Januari 2003.
72. “Menjelang Akhir Karier Politik Akbar”, dalam Koran Tempo, 21 Januari 2003.
73. “Gerakan Ekstraparlemen, Sebuah Solusi?”, dalam Koran Tempo, 4 Februari 2003.
74. “Distorsi Ganda RUU Pemilihan Presiden”, dalam Koran Tempo, 18 Februari 2003.
75. “RUU TNI: Pintu Masuk ke Politik”, dalam Koran Tempo, 3 Maret 2003.
76. “Calon Presiden dengan ‘Cek Kosong’ Baru?”, dalam Koran Tempo, 18 Maret 2003.
77. “Pemilu 2004 dan Dilema ‘Partai Gurem’”, dalam Koran Tempo, 1 April 2003.
78. “Presiden Baru atau ‘Daur Ulang”, dalam Majalah Tempo, 13 April 2003.
79. “Aceh, Mengapa Solusi Militer Lagi?”, dalam Koran Tempo, 15 April 2003.
80. “Pemerintah, Belajarlah dari Sejarah”, dalam Koran Tempo, 29 April 2003.
81. “Lima Tahun Reformasi:’Re-Orde Baru’?”, dalam Koran Tempo, 13 Mei 2003.
82. “Menjernihkan Kembali Konsep NKRI”, dalam Koran Tempo, 27 Mei 2003.
83. “Nasib Mahkamah Konstitusi”, dalam Koran Tempo, 10 Juni 2003.
84. “TNI dan Kultur Orde Baru di Aceh”, dalam Koran Tempo, 24 Juni 2003.
85. “Intervensi dan ‘Restu’ Pusat dalam Politik Lokal”, dalam Kompas, 24 Juli 2003.
86. “‘Komedi Omong’ Tahunan MPR”, dalam Koran Tempo, 5 Agustus 2003.
87. “PDIP, Megawati, dan Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 2 September 2003.
88. “Potret Partai dan Masa Depan Demokrasi”, dalam Kompas, 8 September 2003.
89. “ Kemelut PKB, NU, dan Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 16 September 2003.
90. “Lima Masalah Krusial Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 11 November 2003.
91. “Anatomi Partai Peserta Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 9 Desember 2003.
92. “Reformasi yang Mati Muda”, dalam Majalah Tempo, 14 Desember 2003.
93. “Soeharto, Soekarno, dan Kegagalan Reformasi”, dalam Koran Tempo, 23 Desember 2003.
94. “Partai Berebut Kursi, Rakyat pun Merajut Mimpi”, dalam Kompas, 30 Desember 2003.
95. “TNI, Demokrasi, dan Pemilu 2004”, dalam Koran Tempo, 6 Januari 2004.
96. “Dilema Caleg: Dari Partai Buat Politikus”, dalam Koran Tempo, 3 Februari 2004.
97. “Masa Kampanye, Saatnya Menebar Janji Surga”, dalam Kompas, 11 Maret 2004.
98. “Partai dan Pemilu 2004: Kemasan Baru, Racikan Lama”, dalam Kompas, 20 Maret 2004.
99. “Golkar, Akbar, dan Pemilu Presiden”, dalam Kompas, 17 April 2004.
100. “Koalisi, Oposisi dan Syahwat Kekuasaan”, dalam Kompas, 11 Agustus 2004.
101. “Peluang Calon Presiden dan Netralitas PKB”, dalam Koran Tempo, 7 September 2004.
102. “Pemilu dan Demoralisasi Wakil Rakyat”, dalam Kompas, 9 September 2004.
103. “Skenario Politik Pasca-Pemilu”, dalam Koran Tempo, 21 September 2004.
104. “Merajut Harapan bagi Presiden Baru”, dalam Kompas, 24 September 2004.
105. “DPR: Wajah Baru, Cerita Lama”, dalam Kompas, 28 Oktober 2004?
106. “Mengembalikan Fitrah DPR”, dalam Kompas, 11 November 2004.
107. “Golkar dan Fenomena Akbar”, dalam Kompas, 18 Desember 2004.
108. “Otonomi Daerah Menuju Resentralisasi?”, dalam Media Indonesia, 21 Desember 2004.
109. “Pembaruan Malu-malu ala PDI-P”, dalam Kompas, 2 Februari 2005
110. “Partai dan Personalisasi Kekuasaan”, dalam Kompas, 31 Maret 2005.
111. “Demokrasi ‘Restu’ dan Aklamasi”, dalam Kompas, 20 April 2005.
112. “Mengelola Potensi Konflik Pilkada”, dalam Kompas, 10 Mei 2005
113. “Pemerintah Berbuat, KPUD Korban”, dalam Kompas, Juni 2005
114. “Dilema Pemda Produk Pilkada”, dalam Kompas, 27 Juni 2005
115. “Wakil Rakyat atau Diri Sendiri”, dalam Kompas, 15 Juli 2005
116. “Mou Helsinki, Peluang atau Perangkap?”, dalam Kompas, 24 Agustus 2005
117. “’Reshuffle’ Kabinet Sekarang”, dalam Kompas, 22 September 2005
118. “Golkar, DPR, dan Yudhoyono”, dalam Kompas, 29 Oktober 2005
119. “Dilema ‘Reshuffle’ Kabinet”, dalam Harian Seputar Indonesia, 31 Oktober 2005
120. “Menagih Komitmen PKS”, dalam Kompas, 24 November 2005
121. “Mengakhiri Tahun Antikritik”, dalam Kompas, 17 Desember 2005
122. “Rapor SBY dan Tantangan 2006”, dalam Suara Karya, 2 Januari 2006.
123. “Bencana dan Minimnya Respon DPR”, dalam Suara Karya, 9 Januari 2006
124. “PDI-P, Oposisi yang Kesepian”, dalam Kompas, 13 Januari 2006
125. “Hak Angket Layu Sebelum Berkembang?”, dalam Suara Karya, 16 Januari 2006.
126. “SBY dan Risiko ‘Bermain’ Partai”, dalam Suara Karya, 23 Januari 2006.
127. “Antiklimaks Hak Angket DPR”, dalam Kompas, 26 Januari 2006
128. “Ketika Polisi ‘Menginteli’ DPR”, dalam Kompas, 10 Februari 2006.
129. “Politik Perundang-undangan DPR”, dalam Kompas, 27 Februari 2006.
130. “Premanisme DPR”, dalam Kompas, tanggal 14 Maret 2006.
131. “Partai Lokal dan ‘Pemilu Daerah’”, dalam Kompas, tanggal 12 April 2006.
132. “Soeharto dan Balada Yudhoyono”, dalam Kompas, tanggal 26 Mei 2006.
133. “Dilema DPD dan Rekonstruksi Sistem Perwakilan”, dalam Kompas, tanggal 26 Juni 2006.
134. “DPR dan Akuntabilitas Publik”, dalam Kompas, tanggal 4 Agustus 2006.
135. “Mengapa Malu Akui Kegagalan?”, dalam Kompas, tanggal 22 Agustus 2006.
136. “Mencari Format Baru Kepartaian”, dalam Kompas, tanggal 11 Oktober 2006.
137. “Disharmoni Yudhoyono-Kalla”, dalam Kompas, tanggal 8 November 2006.
138. “Pejabat Publik, Korupsi dan Personalisasi Kekuasaan”, dalam Kompas, tanggal 23 Februari 2007.
139. “Golkar dan ‘Reshuffle’ Kabinet”, dalam Kompas, tanggal 17 April 2007.
140. “Dilema Amandemen Kelima”, dalam Kompas, tanggal 16 Mei 2007.
141. “Krisis Pemimpin dan Kepemimpinan”, dalam Kompas, tanggal 29 Mei 2007.
142. “Mawar Merah di Istana”, dalam Majalah Tempo, edisi 4-10 Juni 2007.
143. “Koalisi Kebangsaan Jilid II?”, dalam Kompas, tanggal 23 Juni 2007.
144. “Politik Konsultasi Presiden-DPR”, dalam Kompas, tanggal 5 Juli 2007.
145. “’Daur Ulang’ Calon Presiden”, dalam Kompas, tanggal 27 September 2007.
146. “Menimbang Rapor Yudhoyono”, dalam Kompas, tanggal 23 Oktober 2007.
147. “Yudhoyono-Kalla dan Politik 2008”, dalam Kompas, tanggal 15 Januari 2008.
148. “Politik Indonesia Pasca-Soeharto”, dalam Kompas, tanggal 29 Januari 2008.
149. “Adu Prestise Presiden-DPR”, dalam Kompas, tanggal 19 Februari 2008.
150. “UU Pemilu: Dari Partai untuk Partai?, dalam Kompas, tanggal 3 Maret 2008.
151. “Dilema Pemerintahan Yudhoyono”, dalam Kompas, tanggal 12 Juni 2008.
152. “Golput dan Pemilu 2009”, dalam Kompas, tanggal 30 Juni 2008.
153. “Dilema Menjelang Pemilu”, dalam Seputar Indonesia, tanggal 3 Juli 2008.
154. “Nasib Golkar dalam Pilkada”, dalam Kompas, tanggal 16 Juli 2008.
155. “Korupsi dan Delegitimasi DPR”, dalam Kompas, tanggal 5 Agustus 2008.
156. “Modal dan Popularitas Capres”, dalam Kompas, tanggal 20 Agustus 2008.
157. “Suara Terbanyak dan Konflik Internal Golkar”, dalam Seputar Indonesia, tanggal 26 Agustus 2008.
158. “Studi Banding, Lalu Sosialisasi”, dalam Kompas, tanggal 12 September 2008.
159. “Implikasi Politik RUU Pilpres”, dalam Seputar Indonesia, 18 Oktober 2008.
160. “Nepotisme Ancam Demokratisasi”, dalam Kompas, 20 Oktober 2008.
161. “Koalisi dan Dilema Capres 2009”, dalam Media Indonesia, 3 November 2008.
162. “Presidensial Cita Rasa Parlementer”, dalam Kompas, 28 November 2008.
163. “Mendesain Koalisi Presidensial”, dalam Seputar Indonesia, 16 Desember 2008.
164. “Suara Terbanyak dan Kualitas Parlemen”, dalam Kompas, 5 Januari 2009.
165. “Perpu: Kreatifitas Yang Keliru”, dalam Seputar Indonesia, 2 Februari 2009.
166. “Pilpres dan Kegamangan Golkar”, dalam Kompas, 4 Februari 2009.
167. “Yudhoyono-Kalla: Duet ke Duel?”, dalam Seputar Indonesia, 12 Februari 2009.
168. “Bila Yudhoyono ke Lain Hati”, dalam Kompas, 17 Februari 2009.
169. “Babak Akhir Yudhoyono-Kalla?”, dalam Media Indonesia, 23 Februari 2009.
170. “Dilema Yudhoyono Tanpa Kalla”, dalam Suara Merdeka, 28 Februari 2009.
171. “Merajut Harapan dari Pemilu”, dalam Kompas, 11 Maret 2009.
172. “Kalla Pantang Mengalah”, dalam Seputar Indonesia, 16 Maret 2009.
173. “Masalah Koalisi Permanen”, dalam Kompas, 24 Maret 2009.
174. “Menyelamatkan Pemilu 2009”, dalam Kompas, 25 Maret 2009.
175. “Peta Politik Pemilu 2009″, dalam Suara Merdeka, 9 April 2009.
176. “Menata Ulang Sistem Pemilu”, dalam Kompas, 13 April 2009.
177. “Peta Baru Koalisi Pilpres”, dalam Seputar Indonesia, 17 April 2009.
178. “Politik Golkar Pascaperceraian”, dalam Seputar Indonesia, 24 April 2009.
179. “Golkar, Apa yang Kau Cari”, dalam Kompas, 30 April 2009.
180. “Golkar dan Koalisi ‘Hijau’ SBY”, dalam Seputar Indonesia, 9 Mei 2009.
181. “Tak Bersama Kita Pun Bisa”, dalam Kompas, 18 Mei 2009.
182. “Pilpres 2009 dan Problem Presidensial”, dalam Kompas, 22 Mei 2009.
183. “Mengelola Relasi Presiden-DPR”, dalam Kompas, 1 Juni 2009.
184. “Partai, Pemilu dan Pendangkalan Politik, dalam Kompas, 10 Juni 2009.
185. “Mengawal Kerja Politik Para Wakil Terpilih”, dalam Kompas, 19 Juni 2009.
186. “Menimbang Demokrasi, Merajut Optimisme”, dalam Kompas, 29 Juni 2009.
187. “Politik Golkar Pascapilpres”, dalam Seputar Indonesia, 13 Juli 2009.
188. “Tantangan Yudhoyono ke Depan”, dalam Kompas, 13 Juli 2009.
189. “Kemenangan yang Hambar”, dalam Kompas, 29 Juli 2009.
190. “PDIP dan Golkar Masuk Kabinet?”, dalam Seputar Indonesia, 7 Agustus 2009.
191. “Transaksi Politik PDIP-Demokrat”, dalam Seputar Indonesia, 25 Agustus 2009.
192. “Komitmen Presiden Yudhoyono”, dalam Kompas, 25 September 2009.
193. “Lima Tantangan DPR 2009-2014”, Seputar Indonesia, 29 September 2009.
194. “Golkar di Pengujung Sejarah”, dalam Kompas, 5 Oktober 2009.