<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan untuk Analisis Syamsuddin Haris</title>
	<atom:link href="http://syamsuddinharis.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com</link>
	<description>menjadikan politik sebagai fondasi keberadaban, keberagaman &#38; kemaslahatan kolektif</description>
	<lastBuildDate>Sat, 07 Nov 2009 13:32:08 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Buku oleh Achil</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/buku/#comment-27</link>
		<dc:creator>Achil</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 13:32:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/?page_id=41#comment-27</guid>
		<description>He,yg jelas dong klo bwt situs!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>He,yg jelas dong klo bwt situs!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TANTANGAN KABINET SBY oleh Rakyat Biasa</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/10/21/tantangan-kabinet-sby/#comment-26</link>
		<dc:creator>Rakyat Biasa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 17:03:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/?p=198#comment-26</guid>
		<description>Sampaikan ungkapan cinta, keluh kesah, kritik, dan saran anda untuk pemimpin kita :D

http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sampaikan ungkapan cinta, keluh kesah, kritik, dan saran anda untuk pemimpin kita <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557" rel="nofollow">http://www.facebook.com/pages/Presiden-Indonesia/204016290557</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MUNAS DAN MASA DEPAN PARTAI GOLKAR oleh Jual Rumah</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/10/07/munas-dan-masa-depan-partai-golkar/#comment-25</link>
		<dc:creator>Jual Rumah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2009 19:55:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/?p=195#comment-25</guid>
		<description>Munas golkar kali ini tampak sangat meriah...
semoga saja kemeriahan ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik bagi partai yang sangat berkuasa pada masa orde baru.

dimana munas ini bisa menghasilkan ketua umum yang benar2 berbobot serta memiliki jam terbang yang sangat mumpuni...
para kandidat telah banyak memberikan opini serta langkah2nya jika terpilih menjadi ketua umum partai beringin ini.

semoga partai besar ini bisa membersihkan nama baiknya setelah beberapa tahun terakhir selalu dikaitkan dengan para pelaku korupsi.
semoga saja partai ini bisa mengembalikan kepercayaan para kader agar terus berjuang untuk golkar dan negara tercinta ini.
&lt;a href=&quot;http://rumahmurah.org/&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; Rumah Murah&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Munas golkar kali ini tampak sangat meriah&#8230;<br />
semoga saja kemeriahan ini bisa mendapatkan hasil yang terbaik bagi partai yang sangat berkuasa pada masa orde baru.</p>
<p>dimana munas ini bisa menghasilkan ketua umum yang benar2 berbobot serta memiliki jam terbang yang sangat mumpuni&#8230;<br />
para kandidat telah banyak memberikan opini serta langkah2nya jika terpilih menjadi ketua umum partai beringin ini.</p>
<p>semoga partai besar ini bisa membersihkan nama baiknya setelah beberapa tahun terakhir selalu dikaitkan dengan para pelaku korupsi.<br />
semoga saja partai ini bisa mengembalikan kepercayaan para kader agar terus berjuang untuk golkar dan negara tercinta ini.<br />
<a href="http://rumahmurah.org/" rel="nofollow"> Rumah Murah</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TRANSAKSI POLITIK PDIP-DEMOKRAT oleh Rashid Harman</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/08/26/transaksi-politik-pdip-demokrat/#comment-22</link>
		<dc:creator>Rashid Harman</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 16:51:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/08/26/transaksi-politik-pdip-demokrat/#comment-22</guid>
		<description>Yth. Pak Samsuddin Haris,

Apa yang menjadi analisa Bapak di atas mendekati realitas. Kami sebagai pengurus di jajaran DPC. sangat menyayangkan kalau elite PDIP menerima tawaran itu. 
PDIP selama lima tahun terakhir sebenarnya sudah banyak mendapat pujian dari para &quot;pengamat&quot; politik di daerah-daerah dengan konsistensi politiknya.
Kami di jajaran pengurus DPC mengharapkan adanya reformasi dan penyegaran pada kepengurusan DPP. Kalau seandainya penyegaran itu mengarah kekepengurusan yang terbuka dan tidak menjadikan partai &quot;sukarno famili centris&quot;.
Banyak kader partai di daerah yang memprediksi pada KONGRES 2010, Ibu Mega tidak akan mencalonkan lagi menjadi Ketum periode 2010-2015. Ada sinyal elemen bahwa putri mahkota Puan Maharani akan menggantikan beliau.
Ini merupakan preseden buruk bagi PDIP kedepan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yth. Pak Samsuddin Haris,</p>
<p>Apa yang menjadi analisa Bapak di atas mendekati realitas. Kami sebagai pengurus di jajaran DPC. sangat menyayangkan kalau elite PDIP menerima tawaran itu.<br />
PDIP selama lima tahun terakhir sebenarnya sudah banyak mendapat pujian dari para &#8220;pengamat&#8221; politik di daerah-daerah dengan konsistensi politiknya.<br />
Kami di jajaran pengurus DPC mengharapkan adanya reformasi dan penyegaran pada kepengurusan DPP. Kalau seandainya penyegaran itu mengarah kekepengurusan yang terbuka dan tidak menjadikan partai &#8220;sukarno famili centris&#8221;.<br />
Banyak kader partai di daerah yang memprediksi pada KONGRES 2010, Ibu Mega tidak akan mencalonkan lagi menjadi Ketum periode 2010-2015. Ada sinyal elemen bahwa putri mahkota Puan Maharani akan menggantikan beliau.<br />
Ini merupakan preseden buruk bagi PDIP kedepan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Profil oleh SR4Y4 Lw4t</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/profil/#comment-21</link>
		<dc:creator>SR4Y4 Lw4t</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 13:55:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/?page_id=26#comment-21</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum
Salam kenal pak Syamsuddin,  &lt;a href=&quot;http://qurandansunnah.wordpress.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Jangan lupa kapan2 Berkunjung kesini&lt;/a&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum<br />
Salam kenal pak Syamsuddin,  <a href="http://qurandansunnah.wordpress.com" rel="nofollow">Jangan lupa kapan2 Berkunjung kesini</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di KEMENANGAN YANG HAMBAR oleh Ahmad Wahyudhi</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/07/29/kemenangan-yang-hambar/#comment-19</link>
		<dc:creator>Ahmad Wahyudhi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 13:44:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/07/29/kemenangan-yang-hambar/#comment-19</guid>
		<description>Dunia politik itu kenes. Sepercik cinta, secercah benci, lalu selamat jalan. Kita begitu memuja keagungan demokrasi (setidaknya secara teoritis). Padahal, demokrasi itu tidak seperti yang diidealkan. Semua praktek demokrasi bersifat kontemporer dan bahkan seringkali tenggelam dalam rimbunan benalunya. 
Argumentasi politik di seputar demokrasi selalu jauh dari kepastian. Jika ada pemenang mutlak dibilang demokrasi bakal tidak bekerja baik, bakal timbul otoriterisme eksekutif. Tidak ada checks and balances. Sebaliknya, jika tidak ada pemenang mutlak dan kemudian muncul modus koalisi dan oposisi, disana demokrasi bakal jadi ajang pergulatan kepentingan kelompok/golongan.Justifikasinya  demokrasi tidak kontributif terhadap upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat banyak.
Gaming politik liberal an sich tidak bisa dicampuradukan secara hitam putih dengan tujuan dan kepentingan obyektif negara-bangsa yang berpangkal pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Jika metode itu dilakukan outputnya selalu bersifat kontroversial. Semua serba kurang, serba buruk. 
Banyak kesenjangan konsepsi yang harus disintesakan dalam perumusan sistem politik dan praktek demokrasi kita. Selama gap itu masih ada, kita akan terperangkap dalam perdebatan tanpa akhir dan perbedaan pandangan tanpa solusi. Padahal rakyat sudah jemu menyaksikan panggung politik yang makin dipenuhi adegan-adegan menjemukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia politik itu kenes. Sepercik cinta, secercah benci, lalu selamat jalan. Kita begitu memuja keagungan demokrasi (setidaknya secara teoritis). Padahal, demokrasi itu tidak seperti yang diidealkan. Semua praktek demokrasi bersifat kontemporer dan bahkan seringkali tenggelam dalam rimbunan benalunya.<br />
Argumentasi politik di seputar demokrasi selalu jauh dari kepastian. Jika ada pemenang mutlak dibilang demokrasi bakal tidak bekerja baik, bakal timbul otoriterisme eksekutif. Tidak ada checks and balances. Sebaliknya, jika tidak ada pemenang mutlak dan kemudian muncul modus koalisi dan oposisi, disana demokrasi bakal jadi ajang pergulatan kepentingan kelompok/golongan.Justifikasinya  demokrasi tidak kontributif terhadap upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat banyak.<br />
Gaming politik liberal an sich tidak bisa dicampuradukan secara hitam putih dengan tujuan dan kepentingan obyektif negara-bangsa yang berpangkal pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Jika metode itu dilakukan outputnya selalu bersifat kontroversial. Semua serba kurang, serba buruk.<br />
Banyak kesenjangan konsepsi yang harus disintesakan dalam perumusan sistem politik dan praktek demokrasi kita. Selama gap itu masih ada, kita akan terperangkap dalam perdebatan tanpa akhir dan perbedaan pandangan tanpa solusi. Padahal rakyat sudah jemu menyaksikan panggung politik yang makin dipenuhi adegan-adegan menjemukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di TANTANGAN YUDHOYONO KE DEPAN oleh Ahmad Wahyudhi</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/07/12/tantangan-yudhoyono-ke-depan/#comment-18</link>
		<dc:creator>Ahmad Wahyudhi</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jul 2009 05:34:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/?p=172#comment-18</guid>
		<description>TANTANGAN SBY-BOEDIONO KE DEPAN 


Ada lima tantangan substansial yang terakumulasi sejak masa pra dan pasca reformasi, yaitu: (i) ketimpangan struktural, berkaitan dengan ketimpangan pendapatan dan kesejahteraan, kepincangan dalam pelayanan publik, ketidakadilan dalam perlakuan hukum dan hak asasi manusia; (ii) pergeseran perilaku sosial, yang ditandai dengan merebaknya perilaku materialisme, konsumerisme, oportunisme, invidualisme dan  pragmatisme (mumpungisme), baik di tataran elite maupun massa akar rumput; (iii) kemerosotan lingkungan hidup dan kawasan akibat laju eksploitasi kekayaan alam, perambahan dan tekanan jumlah penduduk atau urbanisasi; (iv) dominasi kekuatan ekonomi asing akibat meningkatnya hutang luar negeri, peningkatan dan perluasan investasi asing, liberalisi finansial, dan ratifikasi sistem global capitalism; dan (v) melemahnya kedaulatan negara-bangsa akibat menurunnya kedaulatan di bidang ekonomi-finansial.
Kelima tantangan substantive itu merupakan conditio sine quanon yang akan mempengaruhi  kinerja dan keberhasilan pemerintahan mendatang. 
Pertanyaannya adalah, apakah 5 agenda dan 15 prioritas pemerintahan SBY-Boediono yang akan dijalankan dalam lima tahun mendatang dapat sekaligus menanggulangi tantangan substansial itu?

Sementara itu, ada 5 tantangan kontekstual yang diduga akan timbul sebagai reaksi atas kemenangan SBY-Boediono dalam Pilpres 2008, yaitu: (i) munculnya upaya untuk mendeligitimasi statuta kepresidenan SBY melalui pemboikotan hasil Pilpres seperti yang dilakukan oleh kubu Mega-Prabowo; (ii) tekanan dari koalisi multi partai yang mereduksi sistem presidensil dalam penetapan susunan kabinet ahli; (iii) munculnya resistensi dan bahkan perlawanan terhadap penciptaan pemerintahan yang bersih, reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi; (iv) keterbatasan sumber pendanaan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan program populis. Sementara itu, pembiayaan melalui hutang baru dianggap  tidak populer; dan last but not least, (v) rakyat semakin kritis dalam menagih janji. Pola pencitraan menjadi usang, dan karenanya SBY dituntut untuk memperlihatkan sikap egalitarian, bertindak cepat, tepat dan tegas. 
Pertanyaannya, seberapa jauh SBY-Boediono mampu mewujudkan &quot;dream team&quot; yang mampu berperan sebagai &quot;trend setter&quot; bagi penciptaan iklim demokrasi di tahun 2014?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>TANTANGAN SBY-BOEDIONO KE DEPAN </p>
<p>Ada lima tantangan substansial yang terakumulasi sejak masa pra dan pasca reformasi, yaitu: (i) ketimpangan struktural, berkaitan dengan ketimpangan pendapatan dan kesejahteraan, kepincangan dalam pelayanan publik, ketidakadilan dalam perlakuan hukum dan hak asasi manusia; (ii) pergeseran perilaku sosial, yang ditandai dengan merebaknya perilaku materialisme, konsumerisme, oportunisme, invidualisme dan  pragmatisme (mumpungisme), baik di tataran elite maupun massa akar rumput; (iii) kemerosotan lingkungan hidup dan kawasan akibat laju eksploitasi kekayaan alam, perambahan dan tekanan jumlah penduduk atau urbanisasi; (iv) dominasi kekuatan ekonomi asing akibat meningkatnya hutang luar negeri, peningkatan dan perluasan investasi asing, liberalisi finansial, dan ratifikasi sistem global capitalism; dan (v) melemahnya kedaulatan negara-bangsa akibat menurunnya kedaulatan di bidang ekonomi-finansial.<br />
Kelima tantangan substantive itu merupakan conditio sine quanon yang akan mempengaruhi  kinerja dan keberhasilan pemerintahan mendatang.<br />
Pertanyaannya adalah, apakah 5 agenda dan 15 prioritas pemerintahan SBY-Boediono yang akan dijalankan dalam lima tahun mendatang dapat sekaligus menanggulangi tantangan substansial itu?</p>
<p>Sementara itu, ada 5 tantangan kontekstual yang diduga akan timbul sebagai reaksi atas kemenangan SBY-Boediono dalam Pilpres 2008, yaitu: (i) munculnya upaya untuk mendeligitimasi statuta kepresidenan SBY melalui pemboikotan hasil Pilpres seperti yang dilakukan oleh kubu Mega-Prabowo; (ii) tekanan dari koalisi multi partai yang mereduksi sistem presidensil dalam penetapan susunan kabinet ahli; (iii) munculnya resistensi dan bahkan perlawanan terhadap penciptaan pemerintahan yang bersih, reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi; (iv) keterbatasan sumber pendanaan untuk membiayai pembangunan infrastruktur dan program populis. Sementara itu, pembiayaan melalui hutang baru dianggap  tidak populer; dan last but not least, (v) rakyat semakin kritis dalam menagih janji. Pola pencitraan menjadi usang, dan karenanya SBY dituntut untuk memperlihatkan sikap egalitarian, bertindak cepat, tepat dan tegas.<br />
Pertanyaannya, seberapa jauh SBY-Boediono mampu mewujudkan &#8220;dream team&#8221; yang mampu berperan sebagai &#8220;trend setter&#8221; bagi penciptaan iklim demokrasi di tahun 2014?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MENIMBANG DEMOKRASI, MERAJUT OPTIMISME oleh Stop Dreaming Start Action</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/06/29/menimbang-demokrasi-merajut-optimisme/#comment-16</link>
		<dc:creator>Stop Dreaming Start Action</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 09:45:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/06/29/menimbang-demokrasi-merajut-optimisme/#comment-16</guid>
		<description>makasih infonya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih infonya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di MENIMBANG DEMOKRASI, MERAJUT OPTIMISME oleh dir88gun2@yahoo.com</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/06/29/menimbang-demokrasi-merajut-optimisme/#comment-15</link>
		<dc:creator>dir88gun2@yahoo.com</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 03:19:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/06/29/menimbang-demokrasi-merajut-optimisme/#comment-15</guid>
		<description>assalamu alaikum wr. wb.

alhamdulilah...
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
Lho, maksudnya? Ga Nyambung &amp; Ga Jelas? :-\

Sudah saatnya kita ganti sistem!
Sistem yang lebih &quot;pro rakyat&quot; dan lebih &quot;berbudi&quot;...
Ayo kita ganti secepatnya, &quot;lebih cepat lebih baik&quot;...
Mari kita &quot;lanjutkan&quot; perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini...
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
secara sempurna dan menyeluruh.
mulai dari diri sendiri.
mulai dari yang sederhana.
dan mulai dari sekarang.

Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

wassalamu alaikum wr. wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu alaikum wr. wb.</p>
<p>alhamdulilah&#8230;<br />
Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!<br />
Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,<br />
baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.<br />
Lho, maksudnya? Ga Nyambung &amp; Ga Jelas? :-\</p>
<p>Sudah saatnya kita ganti sistem!<br />
Sistem yang lebih &#8220;pro rakyat&#8221; dan lebih &#8220;berbudi&#8221;&#8230;<br />
Ayo kita ganti secepatnya, &#8220;lebih cepat lebih baik&#8221;&#8230;<br />
Mari kita &#8220;lanjutkan&#8221; perjuangan dakwah untuk menegakkannya!<br />
Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!</p>
<p>Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!<br />
Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak<br />
dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!<br />
Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan<br />
yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya<br />
(seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!</p>
<p>Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.<br />
Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.<br />
Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.<br />
Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.</p>
<p>Lihat saja buktinya di<br />
    <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/" rel="nofollow">http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/</a><br />
    <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/" rel="nofollow">http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/</a><br />
    <a href="http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/" rel="nofollow">http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/</a><br />
dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!</p>
<p>Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak<br />
agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini&#8230;<br />
dan berkenan untuk membantu perjuangan kami<br />
dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,<br />
untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan<br />
yang dilakukan oleh manusia (makhluk),<br />
dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.</p>
<p>Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!<br />
secara sempurna dan menyeluruh.<br />
mulai dari diri sendiri.<br />
mulai dari yang sederhana.<br />
dan mulai dari sekarang.</p>
<p>Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!<br />
Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!<br />
Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)<br />
terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.</p>
<p>wassalamu alaikum wr. wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di DILEMA YUDHOYONO TANPA KALLA oleh Marlin</title>
		<link>http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/03/05/dilema-yudhoyono-tanpa-kalla/#comment-13</link>
		<dc:creator>Marlin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 06:05:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://syamsuddinharis.wordpress.com/2009/03/05/dilema-yudhoyono-tanpa-kalla/#comment-13</guid>
		<description>Analisa yang luar biasa
Saya kagum dengan analisa tersebut...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Analisa yang luar biasa<br />
Saya kagum dengan analisa tersebut&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
